RSS

>Hidup di SORGA

06 Jun

>HIDUP PERSIS SEPERTI DI SORGA, SIAPA MAU ?

Suatu hari seorang teman mendatangi seorang Kyai, berharap medapatkan nasehat dan jalan keluar atas berbagai macam kesulitan hidup yang sedang ia alami dan juga dialami oleh kebanyakan orang.
Ada satu nasehat sang Kyai yang ia implementasikan karena betul-betul terkesan dan mampu mengubah kehidupannya dari berbagai kesulitan menuju sebuah jalan terang dan meraih kesuksesan yang seolah tak akan pernah berakhir, apa sih nasehatnya ? penasaran kan ? Sang Kyai tersebut kemudian bercerita tentang Nabi Adam, " Begini mas, Anda sering dengar kan ceritanya Nabi Adam ?, Beliau waktu pertama diciptakan ditempatkan di Zona Sorgawi, apa sih esensi Sorga itu ? Sebuah suasana kehidupan yang indah mempesona yang ketika kita menginginkan sesuatu, sesuatu itu datang seketika, apapun bentuk keinginan kita semuanya terpenuhi secara cepat dan persis seperti yang kita inginkan tanpa ada cacat atau kesalahan sedikitpun.
Coba bayangkan ya mas, Nabi Adam ketika itu, Beliau sendirian di Sorga
kesepian, lalu ia pingin Istri, dikirimlah Hawa untuk menemaninya di Sorga, Adam bersama Hawa benar-benar bahagia bisa bercanda ria, bermesraan dan bercinta kapanpun dan dimana saja gak ada seorangpun yang ngeganggu, ketika lapar ingin Spageti datang Spageti, ingin Burger
datang Burger, ketika haus ingin Es Teler datang Es Teler 77, ingin jalan-
jalan datang Pajero Sport Dakar yang masih gress, wis pokoknya semua
keinginannya terpenuhi secara cepat, instant dan sempurna, gak pake
lama, gak usah kerja, gak capek n gak pusing cari uang duluan, bener-
bener ueeeenak tenan.
Terus Allah SWT cuma kasih satu larangan saja, " Jangan Makan Buah
Keabadian " karena jika itu kalian makan berarti kalian ingin jadi Tuhan
seperti Aku.
Emang dasar sifat manusia, sudah dikasih enak pingin ngrasain yang lebih
enak walaupun itu jelas-jelas terlarang, akhirnya dimakanlah Buah
Keabadian itu oleh Adam dan Hawa, karena melanggar ya dihukumlah
adam dan Hawa, diusirlah keduanya dari Zona Sorgawi ke Alam Dunia
secara terpisah. Karena satu dosa itulah segalanya jadi serba sulit, kalo
Adam ingin bercinta harus cari dulu Hawa ditempat yang sangat jauh dan
gak jelas alamatnya ( lha wong masih hutan belantara belum ada nama
jalan satupun )., mau Spageti harus cari dulu bahan untuk membuat
tepung, dan semua bahan pendukungnya lalu diolah, dimasak baru bisa
dimakan, repot kan ?, kalo ingin jalan-jalan gak ada mobil, orang yang
jual mobil aja belum ada, ya paling cari-cari Kuda Liar yang harus dilawan
dan djinakkan dulu baru bisa dipakai jalan-jalan, sulit kan ?
Lebih sulit lagi kita sekarang ini sebagai keturunan Adam yang dosanya
sudah gak terhitung lagi, untuk bisa makan secara layak saja kita harus
bekerja keras pergi pagi pulang malam, apalagi kalo pingin rumah dan
kendaraan bisa-bisa kita harus pergi kerja pagi-pagi pulang pagi lagi,
tambah rumit kan ?
Nah, bagaimana caranya supaya kita bisa hidup di Dunia ini tapi berada
dalam ZONA SORGAWI, segala bentuk kebutuhan dan keinginan kita
terpenuhi Gak pake Lama
? gimana mau ? ternyata syaratnya cuma SATU = " JANGAN PERNAH
BUAT DOSA, titik ". baik itu dosa kecil apalagi dosa besar, baik itu dosa
mata, dosa telinga, dosa tangan, dosa kaki, dosa lisan, dosa kemaluan
dan dosa hati serta dosa perbuatan. karena Sorga itu hanya untuk orang
yang sudah dibersihkan dari dosa. Ketahuilah jika ini benar-benar mampu
kita lakukan, maka kita akan merasakan keajaiban-keajaiban kehidupan
laksana di Sorga, segala bentuk kebutuhan dan keinginan kita akan
datang secara tiba-tiba diluar kemampuan dan dugaan kita, gak pake
lama lagi ! berani ? yuk kita buktikan.
Wah lha mana mungkin kita bisa ? ya bisalah, gimana caranya hayo ?
niatkan mulai sekarang semaksimal mungkin berhati-hati untuk tidak
buat dosa, jangan coba-coba langgar aturan Allah sekecil apapun,
berusaha sekuat tenaga melaksanakan segala perintah Allah, kalo masih
tergelincir juga ? ya langsung kita istighfar terus kita tobati dan janji gak
akan melakukan lagi, gitu aja, mudah kan ? ingat Allah Maha Pengampun
dan Maha Penerima Taubat, RahmatNYA selalu mendahului AdzabNYA.
Nah, kalo sudah seperti ini, Tangan Allah akan totalitas menggandeng
tangan kita untuk mewujudkan segala impian kita, Pasti !. kita akan
dikejar-kejar peluang juga dikejar-kejar uang, segala kemudahan akan
datang silih berganti, segala potensi yang kita perlukan juga tiba-tiba
datang sesuai planning kita, wis pokoknya semua serba mudah dan
indah, persis kayak Adam di Sorga ketika belum tercemar dengan dosa.
Sahabat Rumah Yatim Indonesia yang dicintai Allah SWT, nasehat dari
sang Kyai diatas benar-benar terpatri dan dilaksanakan betul oleh teman
tadi, apa dampak yang terjadi pada dirinya ? dari profesi sebagai seorang
TKI Illegal di Malaysia saat ini beliau menjadi Pengusaha Sukses di bidang
Properti Syari'ah dan Pendidikan Islam, semua impian-impiannya
terwujud dengan begitu mudahnya, benar-benar nyata, subhaanallah.
Jadi ketika kita banyak sekali masalah dan berlarut-larut tak kunjung
ketemu solusinya, coba kita intropeksi diri, suami, istri, anak, orang tua,
anak buah, atasan semua intropeksi diri, kebiasaan dosa-dosa apa yang
masih sering kita lakukan ? lalu semuanya istighfar secara tulus bukan
sekedar seremoni doa saja, semuanya bertobat dan berjanji tidak akan
mengulang lagi, Yakin solusi akan langsung datang seketika. Ingat Allah
itu selalu bikin kita mudah gak pernah mempersulit kita, gak butuh
birokrasi yang njelimet n mbulet, langsung sadari diri, tobat, terus ngadu
(doa) habis-habisan, pasti langsung dijawab, kalaupun belum terjawab itu
artinya sedang diproses, kenapa pake diproses segala? Bisa jadi Allah
masih ingin lihat, apakah kita bener-bener pingin tobat atau tobat
bohongan. Cepat dan lambatnya proses terkabulnya harapan dan doa
kita ya tergantung kesungguhan kita dalam bertobat dari segala
kebiasaan berbuat dosa dan maksiat itu.
Nah ternyata untuk sukses itu mudah.

Sumber :

www.rumah-yatim-indonesia.org/

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada 6 Juni 2011 in Uncategorized

 

5 responses to “>Hidup di SORGA

  1. dedes sudiyanto kanti lame

    7 Juni 2011 at 11:23 PM

    >jadi malu aku suka mengabaikan perintah agama… semoga kita kelak bisa mencium wangi surga.

     
  2. Ibnu Rifa' Erranpoery

    9 Juni 2011 at 11:00 PM

    >amien, smoga bisa ketemu juga

     
  3. Yaser A

    10 Juni 2011 at 9:54 AM

    >@des,@ibnu riva'i : sebenar nya tulisan-tulisan ini walau didapat dari COPPAST tak lain hanya sebagai motifasi bagi pribadi yang punya blog sendiri agar jadi pengingat untuk melangkahkan kaki dalam meniti kehidupan di dunia ini untuk menggapai khdupan akhirat yang lebih baik, tak lebih dari itu. Syukur kalau teman2 menjadikan tulisan ini sbgai hal yg sama seperti saya. Aminthk's sudah berkunjung

     
  4. catatan facebook

    11 Juni 2011 at 1:29 PM

    smoga bisa jadi pelajaran bagi kita semua, amien.

     
  5. fatwaku09

    11 Juni 2011 at 8:22 PM

    amin

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: