RSS

>JADIKAN AL-QUR’AN SEBAGAI OPERATING SISTEM

31 Mar

>JADIKAN AL-QUR'AN SEBAGAI OPERATING SISTEM

Sahabat yang diberkahi Allah dengan Al-Qur'an, judul catatan spiritual
diatas adalah pengganti " Belajar Menikmati Al-Qur'an" yang kami
janjikan.

Taukah kita sejak umur berapa Muhammad SAW belajar Al-Qur'an dan
berapa lama beliau belajar Al-Qur'an ? yach… umur 40 th Muhammad SAW
baru mulai belajar Al-Qur'an, karena Wahyu Al-Qur'an turun ketika
Muhammad SAW berumur 40 th dan belajar Al-Qur'an selama 23 th karena
wahyu Al-Qur'an turun secara berangsur-angsur selama 23 th, artinya
apa ? berapapun umur kita saat ini tidak ada kata telat untuk bisa
belajar dan menikmati Al-Qur'an

Taukah kita berapa lama sahabat Umar bin Khathab belajar Al-Qur'an dan
baru bisa menikmati Al-Qur'an ? yach… Beliau baru bisa menikmati
Al-Qur'an setelah belajar selama 20 tahun, artinya apa ? tidak ada
yang instan untuk dapat menikmati segala sesuatu, semuanya butuh
PROSES. Namun kita tidak usah berkecil hati dulu karena zaman kita
didukung dengan kecanggihan teknologi sehingga proses itu bisa kita
percepat dan lebih mudah namun tetap bertahap sedikit demi sedikit.

" Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al Qur'an karena
hendak cepat-cepat (menguasai) nya. Sesungguhnya atas tanggungan
Kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya.
Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu.
Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kamilah penjelasannya ".
(A-Qiyamah:16-19 )

Sahabat, sebuah PC atau Notebook baru akan bisa bekerja dan fungsional
sebagaimana yang kita inginkan ketika telah terinstall didalamnya
SISTEM OPERASI ( Operating Sistem = Windows atau yang lainnya ),
demikian halnya sesosok tubuh kita ini adalah sebuah hardware yang
akan mampu bekerja dengan benar dan maksimal sebagaimana MAUNYA Allah
Sang Pencipta ketika kita berhasil mengistallasi SISTEM OPERASI yang
diberikan Allah kepada kita yaitu Al-Qur'an. Lalu bagaimana cara
menginstallasi Al-Qur'an dalam diri kita agar menjadi Sistem Operasi
yang tangguh ?

Yang Pertama, Jadikan Al-Qur'an Sebagai Kurikulum Wajib Seumur Hidup Kita.

Kita semua pernah sekolah atau kuliah, lalu punya cita-cita untuk
menjadi ahli dibidang tertentu yang kita inginkan, berapa banyak buku
dan literatur yang kita beli dan kita baca hampir setiap hari dengan
penuh kesungguhan juga berbagai macam training kita ikuti, semua itu
menggunakan investasi yang tidak sedikit, sedemikian gigihnya kita
perjuangkan secara maksimal dan akhirnya sukses mendapatkan kompetensi
dan prestise serta prestasi yang kita harapkan. Walau Ilmu dan
Kompetensi yang kita dapatkan tersebut belum tentu mampu mengawal dan
membahagiakan kita di Dunia maupun di Akhirat kelak.

Lalu bagaimana sikap kita dengan Kitab Allah = Al-Qur'an ? adakah
literatur yang lebih benar, yang lebih lengkap, yang multidimensi
keilmuan, yang lebih bisa dipertanggungjawabkan selain Al-Qur'an ?
coba kita simak dengan seksama sebuah gambaran Al-Qur'an yang
disampaikan Rosulullah kepada Ali bin Abi Thalib :

"Dari al-Harits bin Al-A'war dari Amir al-Mu'minin, Ali bin Abi Thalib
berkata : Saya mendengar Roasulullah SAW bersabda : " Akan datang
berbagai macam fitnah, saya bertanya : bagaimana jalan keluarnya ?
Beliau menjawab : Kitab Allah. Kitab Allah didalamnya terdapat berita
mengenai apa yang tejadi sebelum kalian dan informasi mengenai apa
yang akan terjadi setelah kalian juga hukum yang akan menyelesaikan
perselisihan diantara kalian. dia adalah pemutus perkara bukan jenaka,
dialah yang jika ditinggalkan oleh seseorang dengan angkuh pasti Allah
akan menghancurkannya, siapapun yang mencari petunjuk pada yang lain
selain Al-Qur'an pasti Allah akan menyesatkannya, ia adalah tali Allah
yang sangat kuat serta peringatan yang sangat bijak. Ia adalah jalan
yang lurus, dialah yang jika hawa nafsu berpegang kepadanya tidak akan
bengkok, lisanpun tidak akan bercampuraduk ucapan yang haq dan yang
bathil, para ulama tidak akan pernah merasa kenyang terhadapnya,
pembacanya tidak akan pernah ragu karena banyaknya bantahan,
keajaibannya tak akan pernah berhenti, dialah yang jika jin
mendengarkannya pasti akan mengatakan : Sesungguhnya kami mendengarkan
Al-Qur'an itu sungguh menakjubkan, siapapun yang berbicara dengannya
pasti benar, yang menghakimi dengannya pasti adil, yang beramal
berdasar atasnya pasti diberi pahala, dan siapapun yang menyeru
kepadanya pasti akan diberi petunjuk ke jalan yang lurus " (
http://www.facebook.com/l/39201LrdG5lEmXEtw-oATYi3Y-g/HR.ad-Darimi )

Sudahkah kita dan anak-anak kita belajar Al-Qur'an seserius belajar
Materi Pelajaran yang akan di UAN kan atau seserius belajar Materi
untuk Ujian Masuk Perguruan Tinggi atau Ujian Masuk PNS atau Ujian
Masuk Perusahaan Multinasional ? seserius apakah kita berlatih
memahami dan mempraktekkan Al-Qur'an ? seserius para calon Bintang
Indonesia Idol atau Bintang KDI dalam berlatih menghadapi Audisi ?

Mengapa ? wah susah sih ! Bagaimana kalau yang bilang MUDAH itu Allah
Sang Penulisnya ? wah itu mah tugas orang pesantren, kita-kita kan
dituntut menjadi SDM yang terbaik agar mampu bersaing di Dunia Kerja !
Bagaimana kalau yang memberi Predikat SDM Terbaik itu Rosulullah SAW
junjungan kita ? dan Rosulullah bilang bahwa " Manusia yang terbaik
diantara kalian adalah orang yang mau belajar Al-Qur'an dan mau
mengajarkan Al-Qur'an ".

Wah tapi kita harus cari banyak harta agar bisa sedekah dan sedekah
itulah yang mampu menyelamatkan kita ! betul, tidak salah. Adakah
orang yang terkaya sekalipun di Dunia ini yang mampu sedekah setiap
hari dengan hartanya ? mampukah kita mempersiapkan agar seluruh harta
kita nantinya akan mengikuti kita hingga Hari Pengadilan kelak ?
Al-Qur'an sangat beda dengan Harta Kekayaan, Rosulullah bilang " Kelak
Al-Qur'an itu akan hidup mendampingi kita sebagai Pembela ketika kita
duduk di Kursi Pengadilan Allah Yang Maha Adil ".

Jadi mulai hari ini jangan sampai hari-hari kita berlalu tanpa belajar
membaca dan memahami Al-Qur'an secukup mungkin dan semaksimal mungkin.
jangan mentang-mentang pernah sekolah Islam atau keluaran Pesantren,
terus kemudian pensiun belajar Al-Qur'an .

Bagaimana pendapat kita, kalau saja Lembaga Pendidikan kita Kurikulum
Wajibnya adalah Al-Qur'an dan tolok ukur kelulusannya adalah
penguasaan Al-Qur'an, tentu ummat Islam Indonesia dan Dunia tidaklah
terhina saat ini, PASTI !

Yang Kedua, Pilih Waktu yang Paling Produktif untuk Kegiatan Belajar
Mengajar Al-Qur'an

Kapan kita belajar Al-Qur'an ? wah sibuk banget nih, ntar ah kalau
masih sempat dan ada waktu. Bagimana nih enaknya kita buat Kajian
Al-Qur'an ? dua minggu sekali atau sebulan sekali lah, habis waktu
kosongnya cuman itu sih, week end kan perlu refresh bersama keluarga
atau teman-teman.

Yach…. Al-Qur'an kita kasih WAKTU SISA, kurikulum di sekolah atau
kuliah dengan porsi WAKTU SISA, kita pegang dan baca Al-Qur'an di
WAKTU SISA, kita baru nyadar belajar Al-Qur'an ketika masih tertinggal
UMUR SISA. Mungkinkah dengan waktu sisa yang amat terbatas itu kita
bisa kompeten menjadi Ahli Qur'an ? emangnya kita semua harus menjadi
Ahli Qur'an bukannya itu tugasnya Pak Ustadz dan kyai ? bukankah kita
juga ingin lolos selamat dari Sanksi Pengadilan Sang Maha Tinggi ?

Mulai hari ini tempel besar-besar WAKTU KHUSUS BELAJAR AL-QUR'AN kita
SETIAP HARI yang tidak boleh diganggu gugat oleh kegiatan lain di
dinding kamar kita. Sebagai bukti komitmen kita serius Belajar
Al-Qur'an

Sumber rumah-yatim-indonesia.com

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 31 Maret 2011 in Uncategorized

 

2 responses to “>JADIKAN AL-QUR’AN SEBAGAI OPERATING SISTEM

  1. download gratis

    13 April 2011 at 3:08 PM

    >mantap nich

     
  2. gudang hadits

    13 April 2011 at 3:11 PM

    >makasih ni postingannya….nambah ilmu, nambah iman… heheheheheeeeeeeeee

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: