RSS

>Time is life (Waktu Adalah Nyawa)

23 Nov

>TIME IS LIFE = WAKTU ADALAH NYAWA

" Demi Waktu, Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam
kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh
dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati
supaya menetapi kesabaran " ( Q.S.Al-Ashr ).

Sahabat yang dirahmati Allah SWT,

Dikisahkan, dibawah sebuah pohon yang rindang, tampakak sekelompok
anak-anak sedang menyimak pelajaran yang diberikan oleh seorang guru,
uniknya, diantara anak – anak itu terlihat seorang kakek duduk bersama
mereka, ikut menyimak pelajaran yang diberikan oleh sang guru,
kejadian aneh itu ternyata menarik perhatian pemuda yang kebetulan
melewati tempat tersebut. Sesuai pelajaran, pemuda yang penasaran tadi
menghampiri sang kakek, bertanyalah dia kepada si kakek: "kek, apakah
kakek seorang guru?

"bukan…….., jawab si kakek

"kalau bukan guru, mengapa kakek ikut duduk bersama anak-anak tadi?"
si pemuda tambah penasaran

"apa salahnya duduk dengan anak – anak itu? Ketahuilah aku tadi sedang
belajar dengan anak – anak itu,"

Lho" pelajaran tadi kan untuk anak-anak….., bukan untuk orang tua
seperti kakek. Memangnya berapa umur kakek? Kok tidak malu belajar
bersama dengan anak-anak itu?"

"umur ku tahun ini tepat sepuluh tahun…" jawaba si kakek itu sambil tersnyum.

" ah…, kakek bercanda kalau menurut perkiraan k,paling umur kakek
sudah 70-an tahun……." Si pemuda menebak sambil tetap penasaran.

Hahhahhahahh, tebakan mu benar anak muda. Bila dihitung dari saat aku
lahir hingga saati ini, umurku memang 70 tahun. Tetapi 60 tahun yang
telah ku lewati janganlah dihitung. Yang benar-benar dapat dihitung
adalah kehidupanku yang sepuluh tahun terakhir ini," jawab si kakek
penuh misteri.

Si pemuda pun makin dibuat bingung oleh penjelasan kakek tua tadi."
Mengaapa masa 60 tahun itu tidak dihitung? Apa artinya ?

Sambil menghela napas panjang si kakek menjawab," sejak kecil sampai
usia 20 tahun, seharusnya itulah waktu terbaik untuk belajar. Tapi aku
gunakan waktu itu hanya untuk bermain dan bersantai-santai.sebab
semua keinginan dan kebutuhan disediakan berlimpah –limpah oleh
orangtuaku. Lalu 20 tahun berikutnya waktu yang seharusnya berjuang
dan meniti karir,. Maka aku gunakan untuk berfoya-foya dan
menghabiskan harta orang tuaku. Dan 20 tahun ketiga, waktu yang
seharusnya untuk mengumpulkan tabungan masa pansiunku, malah ku
gunakan untuk bertamasya tak karuan tujuanya. Semua harta yang tersisa
kuhambur hamburakan karena aku hanya mengejar kesenangan sesaat. Coba
pikir, bukanlah 60 tahun yang telah kul lewati itu sia sia belaka?'

"bagaiman dengan sepuluh tahun terakhir?

Dengan mata berkaca-kaca si kakek berkata, "sepuluh tahun terakhir ini
aku baru sadar, bahwa 60 tahun hidupku telah kulalui tanpa makan,
tanpa tujuan, dan tanpa cita-cita… aku sudah bangkrut, jatuh miskin,
sebatang kara, tidak punya teman yang bisa membantu, dan hanya hidup
dari belas kasihan orang lain. Tetapi sejak kesadaran itu muncul, aku
merasa seperti baru lahir kembali dan memutuskan untuk belajar hidup
dari awal lagi," setelah berhenti sejenak si kakek meneruskan kata
katanya " anak muda… jangan meniru seperti apa yang telah aku jalani.
Karena, waktu adalah modal utama yang dimiliki setiap manusia.
Pergunakanlah dengan sebaik-baiknya untuk belajar, berusah, dan
berkarir. Gunakan waktumu untuk tujuan yang mulia, maka kelak di hari
tuamu kau akan merasa bahagia. Kaerena kehidupanmu bukan hanya berguna
bagi diri mu sendiri, tetapi juga harus berarti bagi orang lain.'

Sahabat ,

Kisah tadi sungguh menggambarkan sebuah perlajanan hidup yang sangat
sia-sia dan tidak berguna. Ini merupakan pelajaran berharga bukan saja
untuk anak – anak dan orang muda, tapi juga untuk kita semua. Jangan
sampai kita menyia – nyiakan waktu selagi kita memilikinya. Apalagi
saat kita masih berkemampuan penuh meraih segala sesuatu yang kita
inginkan, yang terbaik buat hidup kita. Waktu adalah modal utama dan
kekayan yang paling berharga yang dimiliki setiap orang. Maka tak
salah jika ada ungkapan, times is money. Atau ungkapan yang lebih
bernilai adalah, TIME IS LIFE. WAKTU ADALAH NYAWA dan apa yang
didapat dalah hidup itu ditentukan oleh sang waktu. Semua orang
memiliki waktu yang sama 24 jam dalam sehari semalam, meskipun
demikian, apa yang didapat maupun dihasilkan oleh setiap individu
tidaklah sama. Orang – orang tertentu bisa mendapatkan penghasilan
puluhan hingga ratusan juta dan berbagai Amal Sholeh yang sangat
prestatif, sementara orang – orang lainya hanya mendapat kan puluhan
hingga ratusan ribu belaka dengan Amal Sholeh yang biasa saja. Dalam
jangka waktu yang sama, sejumlah orang dapat melakukan berbagai
kegitan strategis, tetapi orang – orang lainya justru membunuh waktu
dan melakukan hal tidak bermanfaat.

Orang –orang yang memiliki kebiasan hidup efektif biasanya mampu
mendapatkan manfaat dan nilai tertinggi dari waktu yang dimikinya.
Merekalah orang – orang yang sukses alias the winner. Sebaliknya orang
–orang yang kebiasaan hidupnya tidak efektif, pasti hanya mendapatkan
sedikit manfaat dari waktu yang dimikikinya. Mereklah orang – orang
yang gagal alias the loser.

Jangan pernah menunda beramal Sholeh, karena kebanyakan manusia
menyesal ketika batas waktu kehidupan telah berakhir.

"Dan, jika kamu (Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka,
lalu mereka berkata, 'Kiranya kami dikembalikan (ke dunia) dan tidak
mendustakan ayat-ayat Rabb kami, serf a menjadi orang-orang yang
beriman', (tentulah kamu melihat suatu peristiwa yang mengharukan).
Tetapi (sebenarnya) telah nyata bagi mereka kejahatan yang mereka
dahulu selalu menyembunyikannya. Sekiranya mereka dikembalikan ke
dunia, tentulah mereka kembali kepada apa yang mereka telah dilarang
mengerjakannya. "(Al-An'am: 27-28)

"Ya Rabbi, kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku berbuat amal yang
shalih terhadap yang telah aku tinggalkan. "(Al-Mukminun: 100).

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 23 November 2010 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: