RSS

Ini Dia, Biang kerok Kiamat 2012.

23 Nov

From: "akhdian.net" <akhdian@gmail.com>
Date: Sun, 22 Nov 2009 01:05:57 +0000
Subject: akhdian : dian ardiyansah's blog
To: fatwa09@gmail.com
akhdian.net

Ini Dia, Biang kerok Kiamat 2012.

Kiamat 2012 menjadi kontroversi nasional. Mulai dari filmnya, prediksi
keilmuannya, isunya, sampai tafsir spiritualnya. Siapa biang kerok di
belakang film Kiamat 2012.

Namanya Roland Emmerich. Dia keturunan Jerman. Dikenal sebagai
sutradara, penulis dan produser dengan bakat efek-efek khusus berbasis
action. 2012, sebuah film fiksi ilmiah yang terinspirasi dari ramalam
Maya adalah karya Emmerich. Dalam waktu beberapa hari, film ini
menjadi box office dan meraup triliunan rupiah. Selain heboh, 2012
juga menebar kecemasan dan perdebatan di seluruh dunia. Terutama soal
ramalan bahwa Hari Kiamat jatuh pada tanggal 21, bulan 12, tahun 2012.
Film 2012 bukan film pertama Emmerich yang bercerita tentang kiamat.
Sebelumnya, Emmerich membuat dua film tentang kehancuran dunia, yakni
Independence Day (1996) dan The Day after Tomorrow (2004). Film 2012
makin membuat Emmerich dikenal sebagai sutradra spesialis film kiamat.
Emmerich lahir dan dididik di Jerman Barat. Dia belajar menjadi
sutradara di Munich Film and Television School pada 1977. Film
pertamanya berjudul The Noahs Ark Principle yang dibuat saat dia masih
sekolah. Film ini diputar di Festival Film Berlin 1984 dan menjadi
favorit. Setelah itu, Emmerich mendirikan perusahaan produksi film
Centropolis dan menyutradarai film fantasi supranatural Making Contact
(1986) dan Ghost Chase (1987), dan film action Moon 44 (1990). Dia
memulai debut solonya di Hollywood dengan menyutradarai Jean-Claude
Van Damme dalam film cyborg action Universal Soldier (1992). Kemudian,
dia bersama aktor Dean Devlin membuat film Stargate (1994). Film ini
bercerita tentang pengembaraan ruang pencampuran Egyptiana kuno dan
sihir berteknologi tinggi. Stargate menjadi hit yang tak terduga.
Emmerich kemudian kembali mengejutkan dengan film berikutnya,
Independence Day (1996). Dalam film itu, Emmerich berfantasi tentang
Gedung Putih yang porakp-poranda dan munculnya pesawat alien berbentuk
piring terbang UFO yang menghancurkan lambang kenegaraan Amerika.
Dalam film yang dibintang Will Smith itu, ibu kota porak-poranda
karena serangan alien. Emmerich juga membuat tiga UFO untuk menyerang
kota-kota besar dunia; New York, Washington DC, Los Angeles, London,
Paris, Moscow dan New Delhi.
Dua tahun kemudian, Emmerich membuat kejutan dengan membuat film
Godzilla (1998) dalam versi yang lebih kreatif. Melalui Godzila,
Emmerich menghancurkan kota New York dengan menciptakan monster fiksi
yang menjadi legenda film Jepang dan telah menjadi salah satu karakter
film paling terkenal sepanjang masa.
Sukses dengan Godzila, Emmerich dan Devlin mengalihkan film berikutnya
ke teknologi yang lebih rendah dengan membuat film yang bercerita soal
revolusi Amerika, The Patriot (2000).
Empat tahun kemudian, Emmerich meratakan seluruh Amerika Serikat
melalui film The Day After Tomorrow. Ia kembali menciptakan ketakutan
kiamat melalui cerita akibat dari pemanasan global. Film ini sempat
menduduki urutan ke-45 di dunia dalam total penghasilannya, yaitu
542,771,772 dolar Amerika.
Nah, di penghujung akhir 2009 ini, Emmerich kembali menyuguhkan cerita
kehancuran dunia dengan film 2012. Film ini menceritakan tentang akhir
zaman berdasarkan prediksi kalender suku Maya. Dan, dunia heboh
karenanya. Roland Emmerich memiliki rumah mewah di Los Angeles,
Manhattan, London, dan Stuttgart.
Aktivitas hariannya: menghias rumah, melukis seseorang dengan gambar
aneh seperti memorabilia, mural dan memandangi potret tokoh diktator,
komunis, atau Perang Dunia ke-II.
Emmerich juga punya koleksi-koleksi lukisan bergambar aneh. Seperti,
lukisan Yesus Kristus yang mengenakan kaus Katharine Hamnett saat
penyaliban dan lukisan Putri Diana dalam pose cabul dan sedang
melakukan aktivitas seksual.
Dia juga memiliki patung lilin Pope John Paul II sedang tertawa ketika
membaca berita kematian dirinya sendiri dan juga memajang gambar
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dalam pose homo-erotic.
Emmerich adalah seorang homo. Pandangan hidupnya liberal aktif. Dalam
beberapa wawancaranya, Emmerich menyatakan bahwa dia tidak mempunyai
keyakinan apapun dalam berkarya. Apa yang dia buat, adalah refleksi
dari "kegemaran untuk seni dengan tepi politik".
Emmerich menyatakan, dia menyaksikan sendiri bagaimana rasisme terjadi
secara terang-terangan ketika produser dan eksekutif studio menentang
dia melakukan casting terhadap Will Smith, untuk jadi peran utama
dalam film Independence Day garapannya. Ia juga pernah ditolak
menggambarkan sebuah pasangan antar-ras dalam film The Day After
Tomorrow.
Emmerich mengaku, dirinya telah mengalami homofobia. Tapi ia selalu
vokal dalam posisi perilaku homonya itu. Dia mengatakan bahwa
kadang-kadang dia "(Tidak suka bekerja) dalam bisnis film."Inilah yang
kemudian menggambarkan bahwa pekerjaanya "sangat dingin, bisnis yang
brutal." Tetapi, ia selalu memotivasi diri untuk tetap menjadi
sutradara dengan cara merasa dirinya benar-benar "seperti sedang
membuat film."Tahun 2006, Emmerich menjanjikan 150.000 dolar AS untuk
sebuah kampanye yang didedikasikan pada film pelestarian gay dan
lesbian. Emmerich juga membuat sumbangan atas nama Outfest, membuat
hadiah terbesar dalam sejarah festival. Pada tahun 2007, atas nama
komunitas LGBT (sebuah perkumpulan homoseksual), ia mengadakan
pengumpulan dana di Los Angeles untuk calon presiden Partai Demokrat
Hillary Clinton.
Emmerich seorang Yahudi. Dia pendukung aksi kampanye agar para pemeran
pengganti juga menerima pengakuan di Academy Awards. Ia juga telah
bekerja untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atas isu pemanasan
global lewat film The Day After Tommorow. Meski dia seorang perokok
berat yang telah dikenal selalu merokok sebanyak empat bungkus rokok
sehari, ternyata Emmerich sering memasukkan karakter dirinya yang
ingin berhenti merokok pada film-filmnya. Ia juga selalu mengingatkan
terhadap bahaya penggunaan tembakau. Bersama dengan beberapa selebriti
lainnya, dia adalah produser The 1 Second Film, sebuah proyek nirlaba
yang bertujuan untuk mengumpulkan uang untuk
hak-hak perempuan di negara berkembang.
Sumber: http://inilah.com

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 23 November 2009 in Uncategorized

 

One response to “Ini Dia, Biang kerok Kiamat 2012.

  1. bee

    24 November 2009 at 8:53 AM

    OMG!!

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: